oleh

Sri Mulyani Beri Teguran dan Aksi Pemasangan Stiker PPKM Darurat

KLATEN – Penegakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Klaten dilakukan sangat serius. Kegiatan yang dipimpin langsung Bupati Sri Mulyani dan jajaran Forkompinda diikuti hampir 100 personel aparat keamanan itu menyusur titik-titik strategis.

Tidak saja teguran langsung, aksi pemasangan stiker juga ditempuh untuk terus mengingatkan kan kewaspadaan masyarakat, Minggu (4/7/2021).

Kegiatan diawali dengan apel pasukan dipimpin Bupati Sri Mulyani di alun-alun Klaten tepat pukul 19.30 WIB. Setelah berdoa dan penjelasan rute rombongan, iringan mobil penyuluhan Polres Klaten, Forkompinda dan pasukan lapangan bergerak menyusuri Jalan Pemuda, by Pass Utara, Jalan Yogya- Solo, lingkar jalan – Pedan – Bayat – Cawas – Wedi dan kembali ke titik kumpul di alun-alun.

Baca Juga  Bekerja Atas Dasar Kemanusiaan, Fraksi Gerindra akan Perjuangkan Penghargaan bagi Nakes, Aparat, dan Relawan COVID-19

Sri Mulyani tak segan turun langsung untuk memberi teguran pedagang yang masih berjualan melebihi pukul 20.00 WIB sesuai ketentuan.

“Bu tutup dulu ya. Besok sebelum jam delapan (20.00 WIB) harus sudah tutup njih,” tegurnya, saat menjumpai perempuan pedagang mi ayam di Jalan Bypass lingkar Utara Semangka, Klaten.

Bupati didampingi Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu dan Dandim 0723/Klaten Letkol Infanteri Joni Eko Setiawan, kembali menyusuri kawasan yang dikenal banyak warung kuliner itu.

Baca Juga  Hujan Lebat Disertai Kilat Berpotensi Terjadi di Sejumlah Provinsi

Melihat sebuah rumah makan terkenal yang terlihat masih buka, Sri Mulyani bergegas memberikan teguran lisan. Tak hanya itu stiker bertuliskan ketentuan operasi buka warung dan layanan pesan bawa pulang ditempelkan di kaca etalase.

“Masyarakat Klaten harus kompak dan patuh. Patroli malam akan dilakukan intensif. Jangan lupa warga Klaten tetap jaga protokol kesehatan. Jangan kendur,” pesannya.

Terkait rencana ke depan, bupati mengatakan, kegiatan penegakan dan pemantauan PPKM Darurat akan terus dilakukan.

Baca Juga  NU Minta Pesantren Tak Terprovokasi Teror Orang Gila

“Aksi ini untuk diikuti sampai tingkat kecamatan. Tentunya setiap perkembangan di lapangan akan kita evaluasi. Terpenting, warga harus mendukung. Itu kata kuncinya,” tambahnya.

Mendekati pukul 21.00 WIB, hasil pemantauan petugas, selama kegiatan patroli penegakan PPKM Darurat, Kabupaten Klaten terlihat sepi. Wilayah yang dilewati tim patroli kabupaten seperti di Pedan, Cawas, Bayat dan Wedi terpantau lengang. Kegiatan berakhir pukul 23.10 WIB di titik kumpul alun-alun Klaten. (*/cr1)

Sumber: jatengprv.go.id

News Feed