oleh

Pemkot Kediri Siapkan 138 Tempat Isolasi

Kediri – Masa larangan mudik akan berlangsung mulai 6-17 Mei. Meski begitu, Pemkot Kediri tetap menyiapkan 138 tempat isolasi untuk mengantisipasi pemudik dan TKI yang pulang.

Seperti yang diutarakan Indun Munawaroh, Pelaksana BPBD Kota Kediri. Indun mengatakan, 138 tempat isolasi itu berada di 46 kantor kelurahan.

“Tersedia 138 tempat isolasi yang tersebar di 46 kelurahan, yang siap digunakan untuk mengisolasi pemudik yang tiba di Kota Kediri,” ucap Indun, Selasa (4/5/2021).

Baca Juga  Ahmad Muzani: Peningkatan Spiritualitas Dapat Meningkatkan Imun Kita Agar Tetap Terjaga Hadapi Ancaman COVID-19

Meski mudik dilarang, pihaknya tetap waspada. Ada check point di stasiun dan terminal. Kemudian RT dan RW juga akan memberikan laporan mengenai warga yang datang.

“Meskipun dilarang, namun Pemkot Kediri waspada dan melakukan langkah antisipasi di stasiun dan terminal,” imbuh Indun.

Indun juga menyampaikan langkah strategis Pemkot Kediri, untuk menekan angka kasus COVID-19. “Ada 4 langkah strategis. Meliputi Gerakan Donor Darah Konvalesen, pendataan hasil rapid antigen di setiap faskes dan laboratorium, implementasi aplikasi SIGAP dan melakukan vaksinasi,” tambah Indun.

Baca Juga  Menteri Agama Hadiri Natal Virtual di Amerika Serikat, Tegaskan Pesan Persatuan

Hari ini Kota Kediri menerima Satgas COVID-19 Nasional yang datang ke Kelurahan Banjarmlati, terkait dengan kesiapan PPKM Mikro yang ada di kelurahan.

Kepala Kelurahan Banjarmlati, Nanang Jumari menjelaskan, tujuan rombongan Satgas COVID-19 Nasional yakni meninjau kesiapan PPKM Mikro yang ada di kelurahan. Ini juga terkait dengan persiapan Idul Fitri 1442 H yang semakin dekat.

Baca Juga  IPW: Presiden Jokowi Akan Memilih Figur Jenderal Senior Sebagai Kapolri

“Hari ini rombongan dari Satgas COVID-19 Nasional datang ke Kelurahan Banjarmlati terkait dengan kesiapan PPKM Mikro yang ada di Kelurahan. Jadi sejauh mana kaitannya dengan tempat karantina, lalu unsur tiga pilar, dan kesiapan kita kaitannya dengan warga yang mudik seperti itu,” jelas Nanang. (*/cr1)

Sumber : jateng.siberindo.co

News Feed